Sabtu, 17 November 2018
Home/ Berita/ Din Sampaikan Masa Depan Agama dalam Konferensi di Singapura

Din Sampaikan Masa Depan Agama dalam Konferensi di Singapura

MUHAMMADIYAH.ID, SINGAPURA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015 Din Syamsuddin mengatakan bahwa agama memiliki masa depan yang baik, karena agama dapat menjadi penyelesai masalah peradaban dunia.

Hal ini disampaikan Din ketika menjadi pembicara pada International Conference on The Future of Faith di Singapura, pada Rabu (7/11). Konferensi diselenggarakan oleh Majelis Ulama Islam Singapura (MUI) dan Forum for Promoting Peace in Muslim Societies dari Abu Dhabi. Konferensi dalam rangka 50 Tahun MUIS ini dibuka PM  Lee Hsien Loong dan dihadiri sekitar 1000 peserta baik Muslim dan non Muslim.

Din diundang berbicara sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI pada Sesi tentang Building Robust Religious Institution, bersama Presiden MUIS Amb. Alami dan Dr. Sanusi wakil dari Islamic Society of North America (ISNA).

Menurut Din, walau agama menghadapi kritik dari kalangan atheis dan sekularis yang menuduh agama tidak mampu mengatasi masalah kemanusiaan, namun agama justru berperan efektif dan strategis dalam menanggulangi masalah-masalah peradaban sejak dari konflik hingga pemanasan global dan perubahan iklim. Untuk itu Din memesankan agar agama ditampilkan pada dimensi kemanusiaan, karena memang sejatinya agama itu untuk manusia dan kemanusiaan.

“Inilah yang dalam perspektif Islam disebut sebagai rahmatan lil 'alamin,” tutur Din.

Untuk itu, lanjut Pengajar Politik Islam Global di FISIP UIN Jakarta ini, keyakinan, nilai dan norma agama harus dimanifestasikan ke dalam sistem perilaku dan budaya yang positif untuk menjawab problematika kemanusiaan.

“Namun, pranata keagamaan lunak ini memerlukan piranti keras yaitu organisasi sebagai intrumen pengarusutamaan etika agama untuk kemanusiaan dan peradaban,” jelas Din.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *