Selasa, 20 Februari 2018
Home/ Berita/ Literasi Bangsa Indonesia Dinilai Cukup Lemah

Literasi Bangsa Indonesia Dinilai Cukup Lemah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Bandung melaksanakan kuliah umum dengan tajuk “Ahmad Dahlan dan Relevansi Proyek Kebudayaanya untuk Era Kids Zaman Now ke Arah Peneguhan Nilai –Nilai Kebangsaan dan Spirit Kebhinekaan”  pada Kamis (8/2) di Aula Mujahidin Bandung. Adapun narasumber dalam kuliah itu Yudi Latief, seorang aktivis dan cendekiawan muda.

Hendar Riyadi, Ketua STAIM Bandung mengungkapkan, kegiatan ini digelar guna melihat spirit K.H Ahmad Dahlan dalam berfikir jauh kedepan, sehingga  mahasiswa mampu bersaing di tengah situasi kebangsaan yang tidak menentu.

“Dari sekian persoalan yang ada pada kids zaman now ini, persoalan yang paling besar yaitu literasi bangsa kita yang masih lemah,” ujar Hendar.

Selanjutnya, Yudi Latief mengatakan, K.H Ahmad Dahlan tidak mengenyam pendidikan  formal. Namun, K.H Dahlan mempunyai budaya literasi yang baik.

“Beliau tahu bahasa latin yang dipelajari dari majalah yang dibacanya. Selain K.H Dahlan, ada banyak tokoh Muhammadiyah yang menjadi pahlawan bangsa. Sehingga ini menjadi suatu komitmen kebangsaan yang harus dipegang oleh Muhammadiyah,” ungkapnya.

Kemudian Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Zulkarnaen, menyampaikan bahwa spirit K.H. Ahmad Dahlan memang perlu ditiru.

“K.H Ahmad Dahlan punya spirit yang baik untuk kita tiru, perlu dijadikan teladan bagi mahasiswa. Saya harap mahasiswa punya kemauan untuk menjadi teladan dan penjaga agama serta bangsa,” tuturnya. (nisa)

Kontributor: Hendriana

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *